Langsung ke konten utama

Tips Sebelum Membeli Kendaraan Bermotor Bekas

Kendaraan bermotor sudah menjadi barang primer (pokok) bagi kita yang menemani kegiatan (aktivitas) kita sehari-hari. Bagi seorang pekerja, kendaraan ini sangat membantu dalam transportasi kita ke tempat kerja dan bagi keluarga. Bagi seorang ibu rumah tangga, cukup membantu mengantar anak sekolah atau berbelanja dagangan di pasar.

Tentu membeli kendaraan, harus disesuaikan dengan budget yang ada. Mau beli yang baru tentu mengeluarkan harga yang cukup tinggi karena sudah terjamin kualitas mesin dan terhindar dari indikasi dokumen palsu. Nah, bagi anda yang ingin memiliki kendaraan tetapi dengan harga lebih murah, Kendaraan bermotor bekas dapat dijadikan pilihan terbaik. Namun, membeli kendaraan bermotor memiliki resiko seperti kendaraan pernah mengalami kerusakan, part yang tidak orisinil (asli), kendaraan tersebut merupakan kendaraan curian dengan dokumen palsu.

Kejadiaan ini sempat dialami oleh keluarga, pada saat membeli kendaraan bermotor yaitu Satria FU di Medan. Kendaraan tersebut bermula ditawarkan oleh abangnya teman, tentu kalau dengan abangnya teman, percaya percaya saja dan gak ada yang namanya prasangka buruk bakal ada unsur penipuan. Eh, ternyata salah Bussiness is business, jual beli ya tetap jual beli. Dan harus dilakukan secara professional. Kendaraan tersebut dibeli dengan dokumen berupa BPKB dan STNK yang sesuai dengan nomor rangka dan nomor mesin.

Setelah beberapa tahun digunakan dan sudah dilakukan perpanjangan STNK. Itu motor akhirnya dijual ke orang lain. Eh, begitu akan dilakukan Bea Balik Nama (BBN) kendaraan bermotor ternyata motor itu merupakan motor curian dan dokumennya sudah dipalsukan. Heran dan gak percaya mendengar kejadian itu. Laporan sudah masuk ke pihak Kepolisian.

Bagaimana dengan penjual motor (abangnya teman) yang dulunya ngejual ke keluarga ??? ditanya ke adek kandungnya malah berkelit dengan alasan abangnya lari dsb. Hal ini bisa menjadi pelajaran penting bagi kita yang akan melangsungkan jual beli kendaraan bermotor.

Tips berikut bisa menjadi pedoman bagi masyarakat yang akan melakukan pembelian kendaraan bermotor bekas sebagai berikut :
      1 .      Cek ke samsat terdekat untuk memastikan plat kendaraan dengan STNK dan BPKB yang ada bukan merupakan kendaraan hasil curian (bodong).

Untuk beberapa daerah, cara memeriksa STNK dan BPKB bisa melakukan pengecekan online berikut :
DKI Jakarta : http://samsat-pkb.jakarta.go.id/INFO_PKB atau bisa juga via sms dengan format ketik METRO (spasi) pelat nomor kendaraan kirim ke 1717.
Jawa Barat : http://dispenda.jabarprov.go.id/ atau melalui sms dengan format ketik poldajbr (spasi) pelat nomor kendaraan kirim ke 3977.
Jawa Timur : http://www.esamsat.jatimprov.go.id/ atau via sms dengan format ketik JATIM (spasi) pelat nomor kendaraan kirim ke 7070.
Jawa Tengah: http://dppad.jatengprov.go.id/ atau via sms ketik JATENG (spasi) pelat nomor kendaraan kirim ke 9600.

      2.      Melakukan pengecekan kondisi motor
Motor bekas yang akan kita beli, perlu dilakukan pemeriksaan secara detail mulai dari body apakah ada goresan atau pecahan, Speedometer hidup atau tidak, lakukan test drive sejauh 500 Meter dengan kecepatan 40 Km/Jam untuk mengecek apakah sasis masih lurus atau tidak, cek apakah radiator bocor atau tidak.

      3.      Cek harga pasaran yang berlaku
Harga murah tentu jadi pilihan tetapi jangan terburu-buru membeli kendaraan bermotor. Harga murah belum tentu kualitas bagus. Sebelum melakukan pembelian, lakukan survey terlebih dahulu melalui media massa atau media online untuk mengetahui harga pasaran standar kendaraan yang akan kita beli.
kalau dibawah standar, perlu berhati-hati, bisa saja kendaraan tersebut merupakan kendaraan curian dengan pemalsuan dokumen atau kendaraan dengan kualitas yang kurang bagus.

Semoga tips berikut bermanfaat bagi kita semua.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Goal Karir : Politik kantor dan Kinerja kantor. Tidak ada salahnya Belajar Berpolitik Kantor

Boy : “Assalamu’alaikum bro. Kau mau ngapain setelah selesai kuliahmu ? Sebentar lagi kau itu wisuda dan harus mulai memikirkan masa depanmu “ Bro :“Wa alaikum salam, iya boy. Nggak jelas juga aku mau ngapain setelah selesai kuliah ini. Yang jelas aku mau berkarir dan bekerja di Perusahaan” Boy : Bah nggak jelas juga kau punya tujuan karir hahaha tapi ya udahlah itu pilihan hidupmu   Percakapan kedua anak muda diatas memang percakapan sederhana kedua Kawan akrab tapi ternyata bisa jadi mencerminkan bahwa masih ada anak – anak muda yang nggak punya goal karir. Iseng – iseng search di Google, apa itu Karir ??? hasil searchnya bahwa Karir itu adalah Perkembangan, kemajuan, dan rangkaian pekerjaan jabatan yang dicapai seseorang dalam kurun waktu tertentu, seiring berjalan dengan peningkatan keahlian dan tujuan hidup. Dari pengertian diatas, berarti berkarir itu harus ada perkembangan dan kemajuan.. Kemajuan apa aja ya ??? berbeda-beda persepsinya. Bisa jadi kenaikan Jabata...

Work Trip to Belitung (Bumi Laskar Pelangi)

(09 Juli 2019 sd 11 Juli 2019) Day 1 (09 Juli 2019) Waktu menunjukkan pukul 03:00 WIB, Cuaca pagi yang menyejukkan dengan Jadwal keberangkatan menuju Tanjung Pandan-Belitung pada Pukul 06.00 WIB. Kunjungan kali ini dalam rangka penilaian kelayakan kerjasama dengan Pihak Vendor terkait legalitas dan kesiapannya Baik infrastruktur maupun Sumber daya Manusia (SDM) untuk memastikan operasionalnya sudah berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati dalam Surat Perjanjian Kerja (SPK). Dengan tidur yang hanya 3 jam, Aku bergegas memesan Go Car dari Kosanku di Kalibata City menuju Bandara Soekarno Hatta. Lapar dan ngantuk menjadi pelengkap perjalananku menuju Bandara. Namun, 45 menit perjalanan tak terasa dilengkapi obrolan asik dengan Bapak Driver yang bercerita banyak mengenai kehidupan keluarga dan karirnya sehingga perjalanan ini menjadi beda dan ada suntikan motivasi pagi buatku. Obrolan mulai dari anaknya yang sedang mengikuti tahap tes masuk sekolah Dina...

“12 November : Happy Father Day”

Kalau bicara mengenai ayah, mungkin seorang lelaki yang garang dan kasar. Terkadang ketika marah, kadang keluar kata-kata berupa bentakan kepada anaknya. Tapi dialah sosok yang melindungi keluarganya dari ancaman manapun. Dari hasil keringatnyalah, anak-anaknya bisa menikmati pendidikan. Hari Ayah ini memang belum sepopuler hari ibu, tetapi peran ayah ini tidak bisa dianggap sebelah mata dalam memperjuangkan keluarganya. Ayah itu merupakan sosok yang selalu dirindukan oleh anak-anaknya. Ketika seorang ayah pulang dari berdagang atau pulang bekerja, sang anak berlari-lari mengejar sang ayah. Seorang sosok yang selalu dirindukan oleh anak-anaknya. Segelas teh manis hangat sudah melepas rasa lelahnya bekerja seharian demi mencari rezeki untuk keluarganya. Ayah merupakan sosok yang diidolakan bagi anak-anaknya. Begitu bangganya saat pembagian rapot dihadiri oleh ayah kita dan dengan bangganya kita menyebut “ itu bapakku”. Ayah merupakan idola ataupun panutan ...