Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2018

You are What You Listen

Obrolan siang ini diawali dengan bahasan musik terkait performance beberapa gitaris indonesia. Awalnya, dimulai dari seorang gitaris asal Cibinong yang menjuarai beberapa event festival gitar. Demo skill gitaris tersebut pun sudah ditonton banyak orang melalui social media Youtube. Dengan kecepatan memainkan melodi – melodi gitarnya. Kami dengan spontan “wow” dengan skillnya yang diatas rata – rata. Skill memang hebat dan jago. Akan tetapi, begitu mendengar karya lagunya itu terasa kurang. Nah, Skill individu seseorang bermain musik itu belum tentu menjamin karyanya diterima oleh pasar. Bahkan, ada beberapa gitaris yang katanya skillnya nggak terlalu menonjol akan tetapi karyanya sangat diapresiasi oleh banyak orang. Obrolan kami kemudian beralih pengalamannya bertemu dengan seorang nenek. Teman ini menceritakan bahwa Ia pernah ketemu dengan seorang nenek yang meminta bantuan diantarkan ke sebuah mesin ATM untuk menarik uang dengan nominal yang cukup besar. Kemudian, t...

Bijak dalam Berinvestasi Cryptocurrency

Bitcoin , tentu sebagian besar sudah mendengar dan tidak asing dengan kata ini. Bitcoin itu merupakan mata uang virtual ( cryptocurrency ) yang sangat populer saat ini, bentuknya berupa data yang disebarkan ke seluruh pengguna Bitcoin dengan menggunakan teknologi kriptografi sebagai keamanannya. Selain Bitcoin, ada banyak Cryptocurrency yang beredar di seluruh dunia. Pada Bulan November 2017, tercatat kurang lebih sebanyak 1.300 Cryptocurrency diantaranya Ethereum, Ripple, Litecoin, EOS, Cardano, Stellar, NEO, IOTA , dan masih banyak lagi yang lainnya. Penggunaan Cryptocurrency di Indonesia masih menjadi kontroversi. Ada yang menganggapnya sebagai salah satu instrumen investasi, ada juga yang melarang penggunaannya terkait legalitasnya. Sah – sah saja memiliki pendapat yang berbeda. Akan tetapi, Bagi yang mempercayai dan meyakini Bitcoin ini sebagai salah satu instrumen Investasi maka perlu adanya pengetahuan perihal Bitcoin agar tidak rugi di kemudian hari. Dengan...

Sepotong Surat Kecil Buat Ibuku

Buat Ibuku yang terhebat !!! Semoga Engkau selalu dalam lindungan Allah SWT diberikan keberkahan dan Kesehatan. Aaminn.. Hari ini adalah hari yang sangat istimewa bagi semua anak untuk memberikan sesuatu yang special kepada Ibunya, seorang malaikat tanpa sayap. Bagiku dengan Jarak yang jauh, hanya doa terbaik yang dapat aku panjatkan di setiap Doaku kepada Sang Pencipta, hadiah terbaik buat engkau. Seseorang yang telah berjuang tak kenal lelah memberikan perhatian, semangat dan doa buatku dan Abangku. Ada begitu banyak hal dan momen yang ingin aku katakan kepadamu tentang perjuangan yang telah engkau lakukan buat Kami. Ibu Aku ingat engkau begitu tabah saat orang lain memberikan kata – kata yang merendahkan kepada kita akan perjuangan hidup itu. Seolah – olah hal yang mustahil bagi kami. Bagi mereka, mimpi itu mustahil buat kamu karena dilahirkan dengan kehidupan ekonomi yang sangat pas – pasan. Melihat tetangga dengan kendaraan yang silih berganti, terkadang dalam...

The Amazing You..!!!

Begitu tema seminar motivasi yang dibawakan oleh Dr. H.C. Ary Ginanjar Agustian selama 2 hari tanggal 15 – 16 Desember 2018. Informasinya di seminar yang diikuti oleh 10.000 orang dan ada yang dari Malaysia juga. Dengan tiket Silver dari Kantor, Sabtu pagi kami sudah berangkat menuju Kalibata City menuju ICE BSD. Training yang dibawakan oleh Ary Ginanjar terkenal dengna ESQ atau Emotional Spiritual Quotient. Apa itu Emotional Spiritual Quotient (ESQ) ??? ESQ merupakan Gabungan Kecerdasan Emosional dan Spiritual. Umumnya di masyarakat kita,   kecerdasan itu hanya sebatas pada Kecerdasan IQ. Ini yang menyebabkan Banyak orang cerdas secara pemikiran dan akademis. Akan tetapi, banyak terjadi penyimpangan sosial. Kita bisa lita fenomena korupsi dilakukan oleh Orang – orang cerdas. Apa yang kurang ? Pendidikannya bagus, Kaya. Apa yang salah ?   Nah, di Training ini, kita diajarkan perlunya kecerdasan emosional dan spiritual.   Dengan gestur dan intonasi yang meled...

Kecopetan Di Bus Kopaja

Jakarta dan Kemacetan sering sekali menjadi dua kata yang melekat di masyarakat. Jakarta merupakan Provinsi terpadat penduduknya di Indonesia. Menurut data BPS, Kepadatan Penduduknya di tahun 2017 mencapai 15.663 jiwa/Km Persegi. Jumlah penduduk yang cukup padat ini disertai dengan Kepemilikan Kendaraan Bermotor pada pada setiap rumah tangga menjadikan Kemacetan menjadi hal yang sudah biasa. Kemacetan yang terjadi ini menjadikan transportasi publik menjadi pilihan masyarakat di Jakarta sebagai angkutan ke Kantor atau tempat kerja. Namun, masyarakat harus berdesak - desakan di dalamnya terutama pada saat Jam berangkat dan Pulang kerja. Kondisi seperti ini kerap dimanfaatkan para Pencopet beraksi dengan memanfaatkan lengahnya penumpang. Tulisan ini merupakan pengalaman nyata pribadi mengalami kecopetan pada saat menggunakan transportasi umum Kopaja yang terjadi pada tanggal 29 November 2018. Goresan kata demi kata ini sebagai reminder diri agar selalu waspada dan hati - hati dan s...