Langsung ke konten utama

“Gestun” Dilarang. Why ?


Praktek ini sudah lazim ditemui di daerah-daerah dengan penyedia jasa oleh Toko-toko elektronik. Praktek gesek tunai ini dengan cara menggunakan kartu kredit “seolah-olah orang itu membeli barang dari toko dengan menggesek di mesin EDC (Electronic Data Capture) misal membeli televisi Samsung 24 inchi seharga Rp. 1.8 juta tetapi yang diterima oleh si pembeli bukan barang yang dibeli akan tetapi berupa uang tunai senilai Rp 1.8 juta dipotong dengan premi sebesar 2% atau sebesar Rp 36.000,-.

Dalam hal ini, perlu menjadi perhatian mengenai Kartu plastic atau kartu kredit terutama dalam penggunaan yang tidak sesuai dengan ketentuan dan fungsi kartu kredit itu sendiri.

Lazimnya itu kartu kredit berfungsi sebagai
  1. Alat pembayaran
Kartu kredit itu fungsinya sebagai alat pembayaran dalam bertransaksi di tempat shopping, di Department Store, mall, tempat hiburan dsb. Pada kartu sakti ini juga ada diberikan fasilitas cash advance atau fasilitas Tarik tunai tetapi dengan Persentase(%) sekitar 40% sd 50% dengan bunga yang sedikit lebih tinggi sebesar 6%. Dan ini menjadi alasan kenapa cash advance ini memberikan suku bunga lebih tinggi ketimbang melakukan gesek kartu kredit untuk pembayaran pembelian barang.
Toh, kalau mau dapat uang lebih banyak ya bisa melakukan pengajuan kredit.

  1. Berjaga-jaga
Adanya kartu kredit ini digunakan dalam kondisi tertentu misal dalam kondisi terjepit. Karena uang tidak cukup untuk melakukan pembayaran sehingga bisa dengan menggunakan kartu kredit.

Melihat banyaknya penggunaan kartu kredit yang tidak sesuai dengan ketentuan, bank Indonesia concern dalam pengawasan ini sehingga keluarlah Peraturan Bank Indonesia No. 18/40/PBI/2016 tentang penyelenggaraan pemrosesan transaksi pembayaran.
Pada pasal 34 huruf b, Bank Indonesia melarang penyelenggara jasa system pembayaran menyalahgunakan data dan informasi nasabah maupun data dan informasi transaksi transaksi pembayaran selain untuk tujuan transaksi pemrosesan pembayaran.

Kenapa adanya larangan Gesek tunai ??
  1. Fungsi kartu kredit itu sebagai alat pembayaran
Larangan ini untuk mempertegas bahwa kartu kredit ini sebagai alat untuk membayar atas transaksi pembelian kita, bukan untuk Tarik tunai. Walaupun pada kartu kredit ini, disediakan fasilitas cash advance (Tarik tunai) tetapi dengan bunga yang tinggi.

  1. Potensi resiko kredit bermasalah
Penarikan tunai ini dilarang karena ada potensi menimbulkan kredit bermasalah. Kenapa ?
Loh, simple nya kalau seseorang itu butuh uang. Kenapa tidak mengajukan kredit ? tentu, dalam memberikan kredit dilihat kemampuan kita membayar (repayment capacity).

Awareness Antisipatif
Terkait tindak gesek tunai ini, lembaga keuangan sebagai pihak-pihak yang melakukan kerjasama dengan para merchant dengan penyediaan EDC, perlu lebih selektif lagi dalam melakukan kerjasama. Dan melakukan hal-hal sebagai berikut :
  1. Sosialisasikan mengenai larangan gestun terhadap merchant.
  2. Monitoring transaksi merchant dan lakukan analisa mengenai kewajaran transaksi misal toko elektronik dengan barang yang sedikit tetapi transaksinya sangat tinggi.
  3. Lakukan pemeriksaan ke lapangan untuk memastikan bahwa merchant apakah melakukan praktek gestun atau tidak.
  4. Beri peringatan dan putus kerjasama terkait merchant yang sudah berulang kali melakukan praktek gestun.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Goal Karir : Politik kantor dan Kinerja kantor. Tidak ada salahnya Belajar Berpolitik Kantor

Boy : “Assalamu’alaikum bro. Kau mau ngapain setelah selesai kuliahmu ? Sebentar lagi kau itu wisuda dan harus mulai memikirkan masa depanmu “ Bro :“Wa alaikum salam, iya boy. Nggak jelas juga aku mau ngapain setelah selesai kuliah ini. Yang jelas aku mau berkarir dan bekerja di Perusahaan” Boy : Bah nggak jelas juga kau punya tujuan karir hahaha tapi ya udahlah itu pilihan hidupmu   Percakapan kedua anak muda diatas memang percakapan sederhana kedua Kawan akrab tapi ternyata bisa jadi mencerminkan bahwa masih ada anak – anak muda yang nggak punya goal karir. Iseng – iseng search di Google, apa itu Karir ??? hasil searchnya bahwa Karir itu adalah Perkembangan, kemajuan, dan rangkaian pekerjaan jabatan yang dicapai seseorang dalam kurun waktu tertentu, seiring berjalan dengan peningkatan keahlian dan tujuan hidup. Dari pengertian diatas, berarti berkarir itu harus ada perkembangan dan kemajuan.. Kemajuan apa aja ya ??? berbeda-beda persepsinya. Bisa jadi kenaikan Jabata...

Work Trip to Belitung (Bumi Laskar Pelangi)

(09 Juli 2019 sd 11 Juli 2019) Day 1 (09 Juli 2019) Waktu menunjukkan pukul 03:00 WIB, Cuaca pagi yang menyejukkan dengan Jadwal keberangkatan menuju Tanjung Pandan-Belitung pada Pukul 06.00 WIB. Kunjungan kali ini dalam rangka penilaian kelayakan kerjasama dengan Pihak Vendor terkait legalitas dan kesiapannya Baik infrastruktur maupun Sumber daya Manusia (SDM) untuk memastikan operasionalnya sudah berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati dalam Surat Perjanjian Kerja (SPK). Dengan tidur yang hanya 3 jam, Aku bergegas memesan Go Car dari Kosanku di Kalibata City menuju Bandara Soekarno Hatta. Lapar dan ngantuk menjadi pelengkap perjalananku menuju Bandara. Namun, 45 menit perjalanan tak terasa dilengkapi obrolan asik dengan Bapak Driver yang bercerita banyak mengenai kehidupan keluarga dan karirnya sehingga perjalanan ini menjadi beda dan ada suntikan motivasi pagi buatku. Obrolan mulai dari anaknya yang sedang mengikuti tahap tes masuk sekolah Dina...

“12 November : Happy Father Day”

Kalau bicara mengenai ayah, mungkin seorang lelaki yang garang dan kasar. Terkadang ketika marah, kadang keluar kata-kata berupa bentakan kepada anaknya. Tapi dialah sosok yang melindungi keluarganya dari ancaman manapun. Dari hasil keringatnyalah, anak-anaknya bisa menikmati pendidikan. Hari Ayah ini memang belum sepopuler hari ibu, tetapi peran ayah ini tidak bisa dianggap sebelah mata dalam memperjuangkan keluarganya. Ayah itu merupakan sosok yang selalu dirindukan oleh anak-anaknya. Ketika seorang ayah pulang dari berdagang atau pulang bekerja, sang anak berlari-lari mengejar sang ayah. Seorang sosok yang selalu dirindukan oleh anak-anaknya. Segelas teh manis hangat sudah melepas rasa lelahnya bekerja seharian demi mencari rezeki untuk keluarganya. Ayah merupakan sosok yang diidolakan bagi anak-anaknya. Begitu bangganya saat pembagian rapot dihadiri oleh ayah kita dan dengan bangganya kita menyebut “ itu bapakku”. Ayah merupakan idola ataupun panutan ...