Langsung ke konten utama

Memaknai Hari Raya Idul Fitri

Alhamdulillah Puasa Ramadhan selama sebulan penuh yang jatuh tanggal 22 Maret 2023 telah selesai, kumandang takbir Allahu akbar wa lillahil hamdu terdengar jelas dan syahdu ba’da maghrib tanggal 21 April 2023. Takbir tersebut menandakan Umat muslim akan merayakan hari raya idul Fitri 1444 H sesuai dengan penetapan Pemerintah bahwa Lebaran Idul fitri akan jatuh pada tanggal 22 April 2023.

Perayaan idul Fitri selama 2 hari ini akan dipenuhi dengan tradisi berjabat tangan usai sholat idul fitri, saling bermaaf maafan dan tradisi bertamu ke rumah saudara dan tetangga disertai variasi hidangan.

Memaafkan memang tidak mengubah dan melupakan kejadian masa lalu namun dengan berlapang dada dan memaafkan akan meningkatan tali persaudaraan.

Idul Fitri merupakan awal terbentuknya habit baru setelah menjalani puasa Ramadhan yang tidak hanya menahan lapar dan haus saja dari terbit fajar sampai terbenam matahari namun juga menumbuhan rasa taqwa dan meningkatkan kesadaran spiritual. Selain itu, Puasa Ramadhan mengajarkan rasa empati dengan merasakan lapar dan haus yang dialami oleh umat muslim lain yang kurang beruntung.

Habit baru

Mengutip buku “How to Master Your Habits” Karya Felix Siauw oleh Gorajuara bahwa batas minimal untuk membentuk kebiasaan adalah 30 hari. Kebiasaan tersebut akan terbentuk jika rutin mengulangi pekerjaan tersebut. Kebiasaan tersebut dibentuk dalam 30 hari pertama. Selanjutnya, di 3 x 30 hari dan terakhir 10 x 30 hari atau dengan kata lain melakukan satu hal konsisten selama satu tahun terakhir.

Bulan Ramadhan ini sangat baik untuk membangun kebiasaan atau habit yang baru seperti kebiasaan rutin membaca Al-Qur’an, kebiasaan bangun cepat, kebiasaan sholat tahajud, kebiasaan sholat subuh tepat waktu dan banyak kebiasaan baru yang dapat dibentuk.

Biasanya bangun untuk menunaikan sholat subuh cukup sulit di luar Ramadhan, namun selama bulan Ramadhan ini rutin bangun Pukul 04:00 Wib untuk menikmati santapan sahur sembari menunaikan sholat tahajud.

Kebiasaan yang konsisten terus dilakukan akan menjadikan diri kita seorang Expert dibidang kita dengan menerapkan the rules of 10.000 Hours atau melakukan 1 hal secara berulang selama 2.6 tahun.

 

BerSyukur

di hari raya idul fitri kali ini, banyak hal yang perlu disyukuri diantaranya masih diberikan nikmat untuk menunaikan puasa ramadhan, sholat tarawih dan berbagi ke saudara atas rezeki yang telah diberikan. Selain itu, ramadhan kali ini dekat dengan orangtua dan yang membuat semakin bermakna dengan adanya kehadiran baby boy kedua yang ganteng dan gemesin menambah suasana jadi lebih semarak.

Bersyukur sudah menjadi kata yang familiar buat kita semua namun tidak banyak yang mengimplementasikannya rasa syukur ke dalam aktivitas kita sehari- hari sehingga yang terjadi banyak orang yang mengeluh menjalani rutinitas hariannya dan cenderung melihat rutinitas orang lain, Orang dengan sikap yang pesimis, tidak menerima kekurangan yang ada pada diri sendiri dan selalu membanding-bandingkan dengan diri dengan orang lain.

Bersyukur sendiri memberikan banyak manfaat diantaranya :

  1. Menjadikan hati kita tenang
  2. Menjadikan hidup kita lebih berkah
  3. Dijauhkan dari Penyakit hati yang tentunya berdampak ke konsentrasi berfikir
  4.  Ditambahkan nikmat dari Allah SWT sesuai dengan QS Ibrahim ayat 7 yang artinya :

"Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih," (Q.S. Ibrahim:7).

 

Terus bagaimana cara kita bersyukur setiap hari ??

Nah, mulai sekarang stop untuk menyalahkan kondisi diri sendiri dan lakukan hal – hal berikut :

  1. Ucapkan Syukur dimulai dari bangun tidur
Hal sederhana yang bisa dilakukan dengan mengucapkan terima kasih atau Alhamdulillah ya Allah atas nikmat pagi ini, Engkau telah memberikan hamba kesempatan untuk menghirup udara segar dengan kondisi sehat wal Afiat tidak ada kurang satupun baik pendengaran, penglihatan dan fungsi tubuh yang lainnya. Luas biasa indah hidupku ini.
Ucapkan syukur atau terima kasih tersebut sambil menikmati segarnya udara pagi secara berulang kali, apalagi ditambah dengan aktivitas olahraga kecil yang dampaknya bisa meningkatkan kesehatan juga.

      2.  Ucapkan terima kasih kepada orang tersayang kita
Hal sederhana yang bisa dilakukan dengan mengucapkan terima kasih atau Alhamdulillah kepada orang tersayang kita yang dampaknya bisa menjadikan mood kita menjadi lebih baik.
     
      3.  Rajin Berbagi
Berbagi itu merupakan bentuk syukur kita atas rezeki yang diberikan oleh Allah SWT tanpa mengharapkan imbal hasil dari pemberian tersebut. Berbagi itu bermanfaat untuk membantu orang lain juga memberikan keberkahan dan kebahagiaan bagi kita atas doa dari yang dibantu tersebut. Semakin banyak kita berbagi ke banyak orang semakin banyak juga orang akan medoakan kita. 

     4. Rajin menulis

Menulis itu juga merupakan bentuk syukur atas ilmu yang telah diberikan oleh sang pencipta kepada kita. Menulis itu bisa menulis apa yang kita alami dan rasakan atau menuliskan kembali apa yang telah kita baca baik jurnal, artikel, buku maupun majalah serta mengikata makna atas apa yang telah kita baca. Saat ini, media untuk menulis banyak ragamnya, gak hanya di buku tulis namun juga bisa melalui sosial media.
 
Mengutip hasil studi Gregori ciotti (2004) bahwa Orang yang merefleksikan hal – hal baik dalam hidupnya dalam bentuk tulisan, menjadi lebih positif dan termotivasi dalam menjalani kehidupan di masa sekarang dan masa depan.

      5.   Back to Family

Hidup bersama keluarga dengan kondisi yang harmonis merupakan salah satu bentuk syukur kita atas karunia keluarga dari Allah SWT. Keluarga itu dikatakan harmonis bila antara anggota keluarga hidup penuh cinta dan saling mendukung, tidak hidup dalam sifat egois dan mementingkan diri sendiri. Ucapan cinta tidak hanya dalam bentuk lisan namun terealisasi dalam bentuk tindakan dengan bekerja sama, saling pengertian dan yang terpenting membangun komunikasi yang terbuka dengan sesama anggota keluarga. Love u to my family, wife and my sons.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Goal Karir : Politik kantor dan Kinerja kantor. Tidak ada salahnya Belajar Berpolitik Kantor

Boy : “Assalamu’alaikum bro. Kau mau ngapain setelah selesai kuliahmu ? Sebentar lagi kau itu wisuda dan harus mulai memikirkan masa depanmu “ Bro :“Wa alaikum salam, iya boy. Nggak jelas juga aku mau ngapain setelah selesai kuliah ini. Yang jelas aku mau berkarir dan bekerja di Perusahaan” Boy : Bah nggak jelas juga kau punya tujuan karir hahaha tapi ya udahlah itu pilihan hidupmu   Percakapan kedua anak muda diatas memang percakapan sederhana kedua Kawan akrab tapi ternyata bisa jadi mencerminkan bahwa masih ada anak – anak muda yang nggak punya goal karir. Iseng – iseng search di Google, apa itu Karir ??? hasil searchnya bahwa Karir itu adalah Perkembangan, kemajuan, dan rangkaian pekerjaan jabatan yang dicapai seseorang dalam kurun waktu tertentu, seiring berjalan dengan peningkatan keahlian dan tujuan hidup. Dari pengertian diatas, berarti berkarir itu harus ada perkembangan dan kemajuan.. Kemajuan apa aja ya ??? berbeda-beda persepsinya. Bisa jadi kenaikan Jabata...

Work Trip to Belitung (Bumi Laskar Pelangi)

(09 Juli 2019 sd 11 Juli 2019) Day 1 (09 Juli 2019) Waktu menunjukkan pukul 03:00 WIB, Cuaca pagi yang menyejukkan dengan Jadwal keberangkatan menuju Tanjung Pandan-Belitung pada Pukul 06.00 WIB. Kunjungan kali ini dalam rangka penilaian kelayakan kerjasama dengan Pihak Vendor terkait legalitas dan kesiapannya Baik infrastruktur maupun Sumber daya Manusia (SDM) untuk memastikan operasionalnya sudah berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati dalam Surat Perjanjian Kerja (SPK). Dengan tidur yang hanya 3 jam, Aku bergegas memesan Go Car dari Kosanku di Kalibata City menuju Bandara Soekarno Hatta. Lapar dan ngantuk menjadi pelengkap perjalananku menuju Bandara. Namun, 45 menit perjalanan tak terasa dilengkapi obrolan asik dengan Bapak Driver yang bercerita banyak mengenai kehidupan keluarga dan karirnya sehingga perjalanan ini menjadi beda dan ada suntikan motivasi pagi buatku. Obrolan mulai dari anaknya yang sedang mengikuti tahap tes masuk sekolah Dina...

“12 November : Happy Father Day”

Kalau bicara mengenai ayah, mungkin seorang lelaki yang garang dan kasar. Terkadang ketika marah, kadang keluar kata-kata berupa bentakan kepada anaknya. Tapi dialah sosok yang melindungi keluarganya dari ancaman manapun. Dari hasil keringatnyalah, anak-anaknya bisa menikmati pendidikan. Hari Ayah ini memang belum sepopuler hari ibu, tetapi peran ayah ini tidak bisa dianggap sebelah mata dalam memperjuangkan keluarganya. Ayah itu merupakan sosok yang selalu dirindukan oleh anak-anaknya. Ketika seorang ayah pulang dari berdagang atau pulang bekerja, sang anak berlari-lari mengejar sang ayah. Seorang sosok yang selalu dirindukan oleh anak-anaknya. Segelas teh manis hangat sudah melepas rasa lelahnya bekerja seharian demi mencari rezeki untuk keluarganya. Ayah merupakan sosok yang diidolakan bagi anak-anaknya. Begitu bangganya saat pembagian rapot dihadiri oleh ayah kita dan dengan bangganya kita menyebut “ itu bapakku”. Ayah merupakan idola ataupun panutan ...