Langsung ke konten utama

Postingan

Sedia Payung (Asuransi), Sebelum Turun Hujan (Air mata)

“Kerja non stop, makan sembarangan, kesehatan dilupakan.. Hasil kerja sebulan habis Cuma untuk dipake berobat huh.. Sumpah ini ga keren bgt pemirsaa.. Pliss jaga kesehatan ya semua, jangan lalai ya.. Sehat itu mahal, beneran…” Ini merupakan sebuah caption yang saya ambil dari status sebuah social media, yang sibuk dengan kerjaannya tapi lupa menjaga kesehatan. Dan si kawan ini akhirnya harus beristirahat di sebuah rumah sakit.. Siapa yang mau sakit ??? tentu semua tidak mau.. tapi, 1 detik, 1 menit ke depan kita gak tau apa yang terjadi.. semua berharap baik-baik saja.   Aaminn.. Melihat caption diatas, ada kata-kata “sehat itu mahal”.. hasil kerja sebulan hanya untuk semalam untuk biaya berobat.. Bisa dipetik hikmah dari kejadian diatas, perlu adanya antisipasi atau semacam proteksi sehingga ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan diatas terutama dari segi pembiayaan pengobatan tidak memberatkan orang-orang terdekat kita yaitu dengan asuransi. ...

Ayo, kenalkan aku si “Inflasi”

“Bu, nasi goreng satu porsi bu.” Pesan si ucok ke ibu penjual nasi goreng langganannya “pake cabe cok ?” tanya si ibu “gak bu, gak usah. Gak usah pake lama maksudnya” jawab si ucok “berapa bu seporsi nasi gorengnya ?” Tanya ucok “Rp 16.000,- aja cok.”jawab si ibu penjual nasi goreng “ah, mahal kali bu. Tahun kmarin aja aku makan sini masih Rp 13.000,-. Ini udah lama gak makan disini naik pulak tu“sanggah ucok “itulah kau cok, beras mahal cok, minyak apalagi. Coba kau cok sekali-kali belanja biar tau kau cok.” Jawab si ibu Dari obrolan si ucok sebagai pelanggan dengan si ibu penjual nasi goreng dapat kita ambil kesimpulan bahwa untuk menikmati sesuatu dengan kuantitas (jumlah) yang sama, seseorang harus mengeluarkan nominal uang lebih besar. Kenaikan harga yang kerap melanda Negara-negara yang ada di dunia kerap dikenal dengan istilah “inflasi” “inflasi tu makhluk apa sih ?” Inflasi adalah meningkatnya harga-harga secara umum dan terus- menerus dan tidak ter...

Footsalku : Fun dan Kebersamaan di tengah gadget era

“Ba’da sholat ashar ya, langsung ke lapangan aja. Inget pukul 15:45 di lapangan kuningan village” pesan masuk di Grup Telegram “Digital Futsal weekend”. “gak terasa waktu menunggu pukul 15:30” hatiku masih berat bangun dari pulau kapuk empukku ini. Yes, it’s time to futsal .. 5 hari dalam seminggu dengan minimal 9 jam setiap hari waktu yang dihabiskan dengan rutinitas pekerjaan di kantor. Dengan kegiatan ini, lupakan sejenak hal-hal berkaitan dengan kantor. Waktunya lepas bersenda gurau dengan rekan-rekan kerja. Mau itu berbeda level, itu mah di kantor. Di lapangan, semua sama. Unity in diversity, guys . Kebersamaan, fun dan sportivitas yang memang menjadi tujuan utama menyisihkan dua jam berkumpul di lapangan. Entah sejak kapan mulai menikmati olahraga ini. Ya, terkadang rada mager (males gerak). Karena futsal ini memang membuat badan cepat lelah (mungkin gak pernah olahraga kali ya..) dan yang menjadi intinyanya sebenarnya karena setiap kali bermain harus membayar.. ...